Musim hujan dapat menyebabkan produksi tomat menurun karena kelembaban yang tinggi sehingga intensitas penyakit meningkat. Kondisi inilah yang banyak dialami petani, bahkan tidak sedikit dari mereka gagal panen dan pada akhirnya mengalami kerugian. Oleh karena itu, dibutuhkan teknik budidaya yang tepat agar tanaman tetap dapat berproduksi tinggi tanpa harus khawatir dengan intensitas hujan Sedangkan pada musim hujan patogen penyakit berkembang baik pada kondisi kelembaban tinggi, cendawan penyebab penyakit antraknosa adalah salah satu contohnya. Lakukan penggiliran (rotasi) tanaman dengan tanaman lain yang bukan famili solanaceae (terong, tomat dan lain-lain) atau tanaman inang lainnya. 3. Pembersihan gulma pada tanaman cabai Pepaya. Daun pepaya memiliki potensi sebagai pestisida alami yang efektif mengendalikan hama ulat, pengisap, aphids, rayap, dan ulat bulu. Kesimpulan ini didapat dari hasil penelitian Fachraniah 0858 5010 1115 Atasi Hama Tanaman Hias hama tanaman hias, hama tanaman hias keladi, hama tanaman hias kutu putih, hama tanaman hias putih, obat hama tanaman… Dan inilah daftar jenis-jenis penyakit yang bisa menyerang tanaman tomat: • Busuk daun. Penyebab penyakit busuk daun adalah cendawan Phytophthora infestans. Gejala awal terlihat adanya bercak basah berwarna hitam pada ujung daun, dan meluas keseluruh bagian daun sampai tangkai daun. Penyakit ini mudah menyebar, terlebih pada saat musim hujan Musim hujan memang membawa berkah bagi banyak makhluk hidup di muka bumi. Namun, di sisi lain, datangnya musim hujan juga dapat menjadi malapetaka, terutama bagi para petani tanaman hortikultura. Contoh jenis produk hortikultura yang rentan akan musim hujan adalah tomat. Tomat merupakan komoditi hortikultura yang proses pembudidayaannya tergolong mudah. Namun, menanam tomat saat musim hujan .

fungisida tomat musim hujan